NBA GOES TO YOU

NBA GOES TO YOU

Saturday, February 6, 2010

NBA UPDATE



NO MELO? NO PROBLEMO!
"Mr. Big Shot! 'Yeah that is My name. That's how people call Me."
Yeah Mr. Big Shot, itulah julukkan yang diberikan oleh para penggemarnya sejak dia berhasil membawa Detroit Pistons merebut titel juara NBA pada musim 2004-2005. Kini dia tidak lagi bersama Pistons, namun julukkan itu tetap melekat kepadanya. Dialah Chauncey Billups, point guard yang saat ini bermain untuk Denver Nuggets yang tak lain adalah kampung halamannya sendiri.

Jumat, 5 Februari malam Billups dan kawan-kawannya bertamu ke kandang juara NBA musim lalu, Los Angeles Lakers. Nuggets yang datang tanpa pemain terbaiknya dan juga top skorer NBA saat ini, Carmelo Anthony, harus berhadapan dengan MVP Final musim lalu, Kobe Bryant dan seluruh pendukungnya. Melo yang belum dapat turun ke lapangan karena masih dibalut dengan cedera ankle sudah kehilangan tujuh game dan kembali harus menyaksikan teman-temannya dari bangku cadangan.

Lakers turun dengan komposisi terbaiknya untuk meladeni Nuggets. Diatas kertas Lakers akan sangat sulit dikalahkan terlebih bila di Staples Center [markas Lakers] dimana Lakers telah mencatat delapan kemenangan kandang secara beruntun.

Kobe yang masih merasakan sakit pada ankle-nya menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang MVP dengan total mencetak 33 angka dimana 11 dari 22 lemparannya masuk dengan mulus ke jaring Nuggets termasuk empat diantaranya bernilai tiga angka. Hingga masa jeda Lakers masih memimpin 64-59 atas Nuggets.

Namun ketiadaan Melo bukan merupakan masalah besar bagi Nuggets. Melihat hasil pada masa jeda membuat Billups tidak bisa tinggal diam. Kuarter ketiga adalah titik balik permainan Nuggets. Rentetan tembakan demi tembakan tiga angka dihasilkan oleh Billups dan J.R Smith [27 angka, tiga dari empat kesempatan tiga angka]. Billups hadir untuk menjawab keraguan dan mengisi peran yang ditinggalkan Melo dengan baik. Di akhir pertandingan Nuggets berhasil memutarbalikkan keadaan dan menghentikkan rekor delapan kemenangan beruntun Lakers selama bermain di kandangnya sendiri. Billups yang diprediksikan akan mengisi posisi yang ditinggalkan Chris Paul pada All Star minggu depan memasukkan 9 dari 13 kali percobaan tembakan tiga angka, Fantastis!

Lakers sesungguhnya bermain dengan baik pada game tersebut. Namun Nuggets yang dikomandoi oleh Billups bermain jauh lebih baik lagi, terutama semenjak memasuki kuarter ketiga.

Di game itu sendiri Billups total berhasil menghasilkan 39 angka [pencapaian tertinggi sepanjang karir] empat rebound dan delapan assist dan menyelesaikan game dengan keunggulan 126-113.




JOSH SMITH TRIPLE DOUBLE AS HAWKS BEAT BULLS
Atlanta Hawks memasuki awal kuarter keempat dengan skor sementara masih tertinggal 64-70 dari Chicago Bulls yang dimotori oleh jendral kecilnya, Derrick Rose. Namun keadaan berbalik di kuarter ke-empat. Para pemain pemain Hawks berupaya sekuat tenaga untuk mengejar ketinggalan dan akhirnya membuahkan hasil yang baik. Mereka menang dengan menahan Bulls hingga hanya mampu mencetak 11 angka di kuarter terakhir game tersebut sehingga hasil akhir adalah 91-81 untuk kemenangan Atlanta Hawks.

Seluruh pemain Hawks bermain dengan baik. Namun ada seorang pemain yang patut mendapatkan sorotan dan gelar penampil terbaik pada game tersebut. Al Horford? Bukan! Joe Johnson? Bukan juga. Lantas siapa yang pantas mendapatkan gelar tersebut? Jawabannya adalah Josh Smith. Loh kok bisa? Mari kita review sedikit apa yang terjadi di kuarter ke-empat.

Waktu saat itu menunjukkan sisa waktu 2 menit dan 15 detik saat Hawks menyerang. Bola hasil tembakan tidak menemui sasaran dan Josh Smith keluar dari kepungan untuk merebut bola rebound. Smith berhasil merebutnya, dan ketika itu terjadi Smith sudah berhasil melakukan double-double. Bola hasil tangkapan tersebut langsung di-oper kepada rekannya Mike Bibby yang berdiri bebas di luar garis tiga angka. Bibby kemudian meneruskan operan tersebut menjadi tembakan yang menghasilkan tambahan nilai tiga angka, dan kemudian penonton yang memadati. Namun bukanlah tembakan senilai tiga angka tersebut yang menjadi perhatian, namun lewat operan yang menghasilkan angka tersebut Smith akhirnya mencetak assist-nya yang ke sepuluh. Itu berarti Smith mampu membukukan triple double lewat 18 poin 14 rebound dan 10 assist.

"Ini adalah malam yang sangat hebat. Dan aku merasa luarbiasa karena kami juga bisa memenangkan game ini." ucap Smith dengan penuh kebanggaan. "Aku berterima kasih kepada rekan-rekanku karena mereka mau menyelesaikan umpanku dengan baik." Ya, Smith berterima kasih kepada ketiga rekannya, Jamal Crawford, Joe Johnson dan Mike Bibby telah berhasil memasukkan bola hasil operannya. "Aku hanya melempar bola ke arah mereka dan mereka memasukkannya ke jaring lawan dengan baik."

Josh Smith yang juga mempunyai julukkan J-Smoove dari para penggemarnya sampai dengan saat ini telah membantu Hawks dengan catatan rata-rata 15 ppg 8.4 rpg dan 2.19 blok dalam setiap gamenya. Tiga hari yang lalu di nobatkan sebagai pemain termuda yang mencapai karir 1000 blok!!!

"Dia luar biasa," ucap Joe Johnson memuji rekannya tersebut. "Dia melompat kesana dan kemari, dia terbang ke semua sudut lapangan dengan penuh semangat dan membuat semuanya menjadi terasa mudah." Pelatih Hawks, Mike Woodson pun "Josh sangat fenomenal, dia seharusnya bergabung dengan Joe dan Horford disana [All Star] karena dialah pemain terbaik kami yang sesungguhnya, dialah MVP sebenarnya dari Hawks!"
Andre Sulu

No comments: